06 April 2014

Parade Kue Kering 1 : Nastar Gulung ( Pineapple Roll Tarts )


Hmmm....memanggang kue kering " Nastar Gulung ", semerbak wanginya menyebar ke seluruh penjuru rumah. Terasa suasana bulan Ramadhan. Eits..ga terasa ya tinggal beberapa bulan lagi bulan Ramadhan akan menyapa kembali. Semoga Alloh masih memberikan kesempatan pada kita semua untuk menumpuk pahala di bulan yang mulia. Bukan hanya terlena menumpuk pundi-pundi rupiah saja, especially for bakuler's kue2 kering. Seperti saya juga tentunya, haha...

Oke! kembali ke topik utama. Tidak ada event khusus dibalik pembuatan tiga macam kue kering ini. Hanya saja sebagai tanda ucapan terima kasih untuk beberapa orang kerabat dan sahabat dekat. Jadi bikinnya pun agak santai, ga dikejar-kejar deadline. Kue-kue kering ini dikirim via ekspedisi ke tiga lokasi berbeda ;  Malang ( my little brother's home ), Surabaya dan Bojonegoro ( yang ini ditenteng sendiri sama suami ).


kue kering madiun

Seperti biasanya resep andalan dari NCC, nastar klasik berbentuk bulat punya bu fat. Dulu ambil dari situs NCC old sites, hanya saja ribet kalau harus ngulik satu persatu. Jadi ngelink ke new site-nya saja yah. Masih sama persis kok resepnya. Kalau untuk isiannya pakai resep kira-kira saja. Halah..teman-teman sudah pada jago pastinya. Untuk olesannya lupa ambil dari mana, maaf ya.

Resep Nastar By NCC
Bahan Kulit :
- Margarin 250 gr
- Mentega 250 gr
- Gula halus 100 gr
- Kuning telur 4 btr
- Tepung terigu 700 gr
- Susu bubuk 4 sdm

Bahan Olesan :
- Kuning telur2 btr
- Madu 1/2 sdt
- Minyak goreng 1 sdt
- Air 1 sdt

Cara Membuat :
1.   Kocok mentega, margarin, telur dan gula halus, cukup sampai tercampur saja.
2.   Tambahkan tepung terigu dan susu bubuk, aduk perlahan hingga rata.
3.   Masukkan adonan ke press mould, tekan hingga mencapai panjang yang sesuai dengan besar kecilnya selai nanas. Lakukan hingga beberapa kali, tidak perlu menunggu sampai adonan habis.
4.   Letakkan selai nanas yang sudah dibentuk silinder ke salah satu ujung adonan tadi, lalu dorong perlahan sampai selai nanas tergulung dan tertutup rapi. Lakukan hingga selesai.
5.   Pindahkan nastar gulung ke loyang yang dialasi kertas roti tanpa diolesi margarin bagian atasnya.
6.   Oven dengan suhu 140'C selama 30 menit.
7.   Keluarkan nastar gulung dari oven, tunggu sampai hampir dingin.
8.   Campurkan semua bahan olesan, aduk rata. Poles nastar gulung dengan bahan olesan. Lakukan sebanyak 2x polesan.
9.   Oven kembali hingga kuning keemasan.
10. Angkat dan dinginkan. Lalu simpan dalam wadah tertutup.

Overall.. lebih praktis dan cepat bikin nastar yang ini daripada nastar klasik yang harus telaten mbulet-buletin adonan. Bentuknya juga tidak kalah cantiknya dengan yang klasik. Tapi semuanya kembali ke selera customer masing-masing. Mau nastar yang model begini atau model jadul.

Oh yah...press mouldnya nastar gulung ini belinya waktu liburan di yogja, TBK Intisari kalau ga salah ingat. Biasalah mumpung lagi ke kota besar bawaannya jalan-jalan ke TBK hunting alat2 baking, bukannya ke tempat2 rekreasi. Ada 2 macam press mould nastar gulung yang mereka jual, yang satu lubangnya bergerigi tidak rata, panjang pendek gitu. Kalau yang satunya lubang geriginya sama tingginya. Nah! saya ambil yang ini, tapi yang ukuran kecil 15 ribu harganya. Maunya ambil yang lebih gede 30 ribu harganya, cuma sepertinya agak kebesaran. Khawatir nastarnya ga muat kalau dikemas di toples 500 gr'an.

Sepulang dari Yogja, bongkar-bongkar belanjaan ceritanya. What?! ternyata press mould imut2 tadi made in Malaysia. Barang impor ternyata, apa indonesia belum bisa produksi sendiri alat beginian yah!.

05 April 2014

Lumpia Semarang


lumpia semarang madiun

Lumpia semarang... bikinnya bersamaan dengan kue lumpur coklat yang sudah saya posting sebelumnya. Isiannya hanya rebung dan taoge yang dibumbui sedikit rempah dapur. Walaupun begitu cita rasa udangnya sangat terasa. Bisa jadi karena ebi kering yang digunakan berkualitas baik.

Resep untuk isiannya saya ambil dari tabloid Koki Edisi 90 Februari 2007 dengan sedikit modifikasi saja. Sedangkan kulitnya menggunakan resep popiah dari tabloid Koki Edisi 166 Januari 2010 dengan sedikit modifikasi juga . Pada edisi tersebut, Koki menampilkan dua macam resep kulit popiah. Berbeda pada komposisi bahan dan cara pembuatannya. Resep yang pertama menggunakan tepung terigu dan tepung beras. Cara membuatnya dengan didadar diwajan anti lengket seperti pembuatan kulit risoles. Kalau resep yang kedua hanya menggunakan tepung terigu. Dibuat dengan cara mengoleskan adonan dengan kuas pada wajan anti lengket.

Pada resep ini saya menggunakan resep popiah yang pertama. Kenapa?! Karena lebih mudah saja. Sebelumnya pernah mencoba resep popiah yang dikuas di wajan anti lengket. Gagal ?! Tidak sepenuhnya sih! Hanya saja waktu diisi dengan isian martabak telur * waktu nyoba bikin martabak telur mini, kulitnya mudah robek. Mungkin kelamaan waktu memasak kulitnya hingga teksturnya terlalu kering dan kaku. Setelah kejadian itu belum pernah mencoba bikin lagi.

 lumpia semarang madiun

Resep Lumpia Semarang 
Bahan Kulit Popiah :
- Tepung terigu protein sedang 150  gr
- Tepung beras 80 gr
- Telur 2 btr, kocok lepas
- Garam secukupnya
- Air 400 ml
- Minyak goreng 1 sdt
Cara Membuat :
1. Campur terigu, tepung beras dan  garam. Aduk rata.
2. Tuang air sambil diaduk hingga tidak berbutir.
3. Masukkan telur kocok, aduk rata.
4. Panaskan wajan anti lengket. Tuang 1 sendok sayur adonan, goyang hingga membentuk lingkaran.
5. Panaskan hingga kulit matang ditandai dengan pinggiran kulitnya yang mengelupas dari wajan.
6. Lakukan hingga adonan habis.
7. Kulit popiah siap digunakan.

Bahan Isian :
- Rebung 400 gr
- Taoge pendek 200 gr
- Bawang merah 8 btr
- Bawang putih 5 siung
- Merica butiran 1 sdt
- Ebi kering 2 sdm, sangrai
- Kecap manis 5 sdm
- Garam secukupnya
- Gula pasir secukupnya
- Air 100 ml
- Kaldu bubuk secukupnya
- Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat :
1. Rebus rebung sebanyak tiga kali. Setiap rebusan diganti dengan air yang baru. Masak hingga matang. Sisihkan.

2. Haluskan bawang merah, bawang putih, merica dan ebi kering.
3. Panaskan 2 sdm minyak goreng. Tumis bumbu yang dihaluskan tadi hingga harum.
4. Tambahkan rebung dan taoge pendek. Aduk rata
5. Masukkan kecap manis, gula pasir, garam dan kaldu bubuk, aduk rata.
6. Tuang air, Masak hingga air menyusut.
7. Angkat dan dinginkan.

Lumpia semarang renyah siap disajikan...Lebih enak dicocol dengan saus sambal botolan...Happy cooking!

31 Maret 2014

Kue Lumpur Cokelat


Kreasi yang sedikit berbeda dari kue lumpur biasanya, kue lumpur cokelat. Terinspirasi dari tabloid Koki Edisi 168 Februari 2010 dengan judul kue lumpur cokelat pisang. Tidak ada salahnya mencoba sesuatu yang baru, keluar dari kebiasaan yang ada. Jika biasanya kue lumpur ditemui dengan rasa pandan dan original disertai topping kismis, tambahan coklat bubuk dalam resep ini dan chocochip sebagai toppingnya membuat sedikit sensasi rasa berbeda. Ingin tau bedanya?! silakan dicoba bikin sendiri saja atau kalau mau lebih mudahnya order saja ke dapur kami...*numpang iklan

Oh ya, ini salah satu orderan bulan februari kalau ga bulan maret yah! yang sempat kejepret. Kebiasaan menyelesaikan orderan di last minutes, jadi seringkali tidak terdokumentasi. Snack ini dipesan untuk acara pengajian diakhir pekan. Ada 2 item, kue lumpur cokelat dan lumpia semarang sebagai snack gurihnya.

kue lumpur

Resep Kue Lumpur Cokelat By Orenz Kitchen
Bahan :
- Telur 2 btr
- Gula pasir 150 gr
- Ubi manis 250 gr, kukus dan haluskan
- Tepung terigu 250 gr
- Coklat bubuk 25 gr
- Garam 1/4 sdt
- Susu cair 350 ml
- Margarin 75 gr, lelehkan

Topping :
- Chocochip 10 gr

Cara Membuat :
1. Satukan ubi manis yang telah dihaluskan dengan terigu, garam dan coklat bubuk. Aduk rata. Tambahkan susu cair sambil diaduk hingga rata. Sisihkan
2. Campurkan telur dan gula, kocok dengan ballon whisk hingga gula larut.
3. Masukkan campuran ubi manis, terigu, garam, coklat bubuk dan susu cair. Aduk hingga rata. Diamkan selama 15 menit.
4. Tambahkan margarin leleh, aduk rata. 
5. Panaskan cetakan, oles dengan margarin. Tuang adonan, masak hingga setengah matang.
6. Taburi dengan chocochip, tutup cetakan hingga adonan matang.
7. Angkat dan dinginkan.

Happy baking...

28 Januari 2014

Ayam Bakar Plus Sambal Urap


Lauk favorit orang rumah " ayam bakar plus sambal urap ". Enaknya dimakan ditengah-tengah gubuk sawah sembari memandangi hamparan padi yang mulai menguning dan semilir angin yang menyejukkan serta keriuhan suara bebek-bebek yang sedang berendam dikubangan air...momen yang sempurna, haha.. lagi mengkhayal saja. Sebenarnya makanan apapun, tidak peduli dalam situasi apa saja kalau suasana hati lagi bahagia dan perut sedang lapar, pastilah makanan yang tersaji didepan mata ludes disantap.

Komposisi sambal urapnya seperti biasanya, ada kacang panjang, kecambah pendek, daun kenikir, mentimun dan daun kemangi. Hanya saja ada sedikit tambahan daun  katul, mumpung lagi ada gratisan di sebelah rumah..hehe. Takaran cabe keritingnya juga lebih sedikit dari biasanya, karena lagi kehabisan. Kelupaan sewaktu belanja, akibat ga bawa note belanjaan. Mau keluar belanja lagi, malas. Resepnya cek lagi disini ya..

Resep ayam bakarnya ambil dari buklet saji edisi 178 " kelezatan  kreasi ayam dan bebek ". Didalamnya ada 27 resep olahan ayam dan bebek dengan berbagai variasi bumbu. Baru dua resep saja yang sudah aku coba didapur. Padahal lebih dari empat tahun yang lalu suamiku membelinya di toko perabot rumah tangga yang terkenal agak miring harganya " arlisah surabaya ". Ceritanya lagi nyari loyang kukis berbahan teflon, lha kok mahal harganya yah, jadinya beli yang aluminium saja. Muter-muter..biasa kan mak2 bawaannya cuci mata, mupeng deh..xixi. Nyampe dibagian majalah dan buku2 kuliner, ada diskonan majalah saji sekaligus bonus bukletnya. Rayu sana sini, masuklah majalah saji ke keranjang belanjaanku. Dalam perjalanan pulang terbayang sudah menu sebulan kedepan mau pake resep dibuklet saji tadi. Tapi ternyata ujung-ujungnya yah, tau kan teman2..

Resep Ayam Bakar By Saji 178.

Bahan : 
- Ayam 800 gr
- Garam 1 sdt
- Kecap manis 2 sdt
- Gula merah 1 sdm
- Gula pasir 1 sdm
- Air kelapa 600 ml
- Minyak goreng 4 sdm

Bumbu Halus :
- Cabe merah besar 4 buah
- Bawang merah 8 butir
- Bawang putih 2 siung
- Jahe 2 cm
- Ketumbar 1 sdt
- Kemiri 4 butir, sangrai

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak goreng. Tumis bumbu halus hingga harum. Tuang air kelapa. Didihkan.
2. Masukkan ayam. Biarkan ayam berubah warna, masukkan kecap manis, gula merah, gula pasir dan garam. Masak diatas api kecil sampai bumbunya meresap.
3. Angkat dan panggang ayam dibara api sambil dioles dengan sisa bumbu rebusan tadi sampai kecoklatan dan beraroma harum. Sajikan


Sedikit tip, bumbu yang ada diresep bisa dipakai untuk ayam 400 gram saja agar bumbunya lebih terasa dan mantap. Met mencoba...

15 Januari 2014

Bika Ambon




Salah satu kue kesukaan saya, yah walaupun baru ke-tiga kalinya makan kue ini. Yang pertama dibawain oleh2 sama teman satu kontrakan, itupun cuma makan satu potong saja. Karena harus dibagi dengan teman-teman yang lain *sesama perantauan kan harus mau berbagi, hehe. Yang ke-dua kalinya, makan ditempat saudara saya yang pulang mudik dari medan. Sewaktu bertamu kerumahnya, disuguhi dengan kue ini dan dibawain sirup terong belanda untuk dibawa pulang. Yang terakhir, ya bulan desember kemarin. Coba buat sendiri, karena ngiler berat melihat postingan teman2 blogger yang sukses mengeksekusi kue ini.

Alhamdulillah...lumayan sukses untuk percobaan pertama.  Keluar sarang yang cukup banyak hampir ke seluruh bagian kue. Sayangnya bagian atas kue tidak rata, agak menggembung ke bagian tengah kue. Sepertinya akibat pemakaian loyang yang agak kekecilan. Dari segi rasa, enak sekali kata suamiku...cihuiii

Resep Bika Ambon By Rachmah Setyawati
Bahan Biang :
- Tepung terigu 50 gr
- Ragi instan 20 gr
- Gula pasir 25 gr
- Garam 3 gr
- Air kelapa 100 ml

Bahan A :
- Tepung kanji/tapioka 250 gr
- Kuning telur 12 btr
- Putih telur 4 btr
- Gula pasir 275 gr

Bahan B :
- Santan kental 500 ml dari 2 butir kelapa
- Garam 2 gr
- Serai 3 btg
- Daun jeruk 8 lbr
- Daun pandan 2 lbr

Cara Membuat :
1. Campur semua bahan biang, aduk rata. Tambahkan air kelapa, uleni dengan tangan sampai tercampur rata. Tutup dengan plastik atau lap bersih, diamkan selama 30-45 menit.
2. Satukan bahan B, panaskan diatas api hingga panas saja tidak sampai mendidih. Dinginkan.
3. Kocok telur dan gula pasir hingga kental, sisihkan.
4. Ambil adonan biang, tambahkan tepung kanji/tapioka, aduk rata. Tambahkan adonan telur tadi sedikit-sedikit sambil diaduk dengan tangan dan dikeplok-keplok. Masukkan adonan santan, aduk dan keplok-keplok hingga licin selama 20 menit. Tutup dengan plastik atau lap bersih dan diamkan selama 3 jam.
5. Setelah 3 jam. Olesi loyang ukuran 20x20x7 cm dengan minyak goreng. Panaskan dalam oven selama 15 menit dengan suhu 160 derajat celcius menggunakan api bawah saja. Tuang adonan ke loyang. Oven dengan pintu terbuka hingga permukaan kue terlihat berlubang-lubang. Tutup pintu oven, lanjutkan memanggang selama 40-50 menit.
6. Setelah matang, matikan api bawah. Nyalakan api atas sebentar sampai permukaan kue terlihat kecoklatan.
7. Angkat dan dinginkan. Setelah dingin, keluarkan kue dari loyang dan sajikan.




Nyam-nyam...selamat mencoba...

09 Januari 2014

Sawut Singkong


Olala...jajanan tradisional lagi ya.  Hasil uplek2 di dapur desember tahun lalu.  Huh...salah satu dari beberapa foto yang menumpuk belum dieksekusi di blog.  Belum nyadar waktu edit2 foto kalau tidak lama lagi akan berganti tahun. Eh! pas mau posting, kok watermark difotonya tahun 2013. Mau edit2 lagi pake photoshop...malas deh. Dipake yang ada aja lah...xixi

Bikin sawut singkong ini cepat banget lho. Bahan yang digunakan juga sangat sederhana. Selain itu minim budget pula, haha... 

Resep Sawut Singkong By Orenz Kitchen

Bahan :
- Singkong kupas 400 gr, parut kasar
- Gula pasir 2 sdm
- Pasta pandan secukupnya
- Pasta jeruk secukupnya

Pelapis :
- Kelapa setengah tua 1/4 butir, kupas dan parut memanjang
- Garam 1/4 sdt
- Daun pandan 1 lbr, simpulkan

Cara Membuat :
1. Aduk rata kelapa parut bersama garam. Kukus dengan daun pandan selama 15 menit. Angkat dan sisihkan.
2. Campurkan singkong parut dengan gula pasir, aduk rata. Bagi menjadi 2 bagian, satu bagian dicampur dengan pasta pandan, aduk rata. Sisanya dicampur dengan pasta jeruk, aduk rata.
3. Kukus adonan singkong di kukusan yang telah dipanaskan, selama 25 menit atau sampai matang. Angkat dan biarkan hangat.
4. Ambil satu sendok teh sawut singkong, bulatkan dan gulingkan ke kelapa parut. Lakukan sampai habis dan sajikan

Sawut singkong biasanya tidak dibulatkan, hanya ditaruh dipiring saji dan ditaburi kelapa parut diatasnya.  Sepertinya sawut ini lebih enak lagi kalau ditambahkan kinca gula merah diatasnya, yummy...

08 Desember 2013

Roti Bakar Coklat Keju

Pagi-pagi berasa lapar banget, padahal makanan untuk sarapan belum siap. Kebiasaan tiap pagi memang seperti itu. Baru bangun tidur saja sudah terasa lapar, malam hari juga begitu. Apalagi kalau tidurnya kemalaman...yah berasa lapar lagi. Cari cemilan di toples... lho!! yah ga ada, kosong semua tak berisi. Buka-buka kulkas...juga ga ada makanan yang bisa mengganjal perut. Padahal biasanya rajin bikin2 kue atau snack yang disimpan di kulkas untuk konsumsi sendiri. Hanya untuk jaga2, kalau2 ketemu situasi darurat seperti ini..xixi..


roti bakar madiun


Wah...akhirnya ketemu si roti tawar. Walaupun tinggal sedikit, ga masalah yang penting bisa diuplek2 sebentar jadi roti bakar nih. Simpel saja kok bikin roti tawarnya. Kalau ga punya toaster di rumah, bisa pakai wajan teflon. Ambil selembar roti tawar ( bisa pakai roti tawar dengan kulit atau tanpa kulit ), oles dengan sedikit margarin atau butter. Taburi dengan meses, keju atau selai. Tergantung selera dan persediaan bahan yang ada di dapur ya.. Kalau aku pakai meses coklat. Lalu ambil lagi selembar roti tawar, oles dengan margarin atau butter. Tumpuk dengan roti tawar yang telah diberi filling tadi. Oles lagi sisi luarnya dengan butter atau margarin, tipis saja olesannya. Buat sebanyak yang kita inginkan.

Panaskan wajan teflon. Setelah cukup panasnya, panggang roti sampai kecoklatan satu sisinya sambil sedikit ditekan2 dengan punggung sendok makan. Kemudian balik dan panggang lagi satu sisinya hingga kecoklatan. Angkat dan sajikan di piring dengan taburan keju parut. Bisa juga pakai susu kental manis, vla atau apapun selera anda. Enaknya dimakan dalam keadaan hangat ditemani dengan segelas susu hangat. Yippiii... jadi cemilan sehat di pagi hari lah ya

You Might Also Like

You Might Also Like